Rabu, 13/10/2010 11:22:24WIB

Sri Mulyani tak beri isyarat soal capres 2014 Oleh: Dewi Astuti

http://web.bisnis.com/berita-populer/1id214570.html

WASHINGTON DC: Sri Mulyani Indrawati, Direktur Pelaksana Bank Dunia yang juga mantan Menteri Keuangan RI, menegaskan akan terus bekerja di Bank Dunia di masa depan. “Rencana saya, bekerja di Bank Dunia secara baik, profesional, sehingga bisa memberikan suatu dampak positif terhadap negara-negara berkembang di seluruh dunia, menciptakan suatu keseimbangan yang respectable dan trustable,” katanya kepada Bisnis, di markas besar Bank Dunia di Washington DC, hari ini. Sri menuturkan secara professional dan intelektual, bekerja sebagai bagian dari manajemen Bank Dunia sangat menantang dari sisi bagaimana mengelola berbagai ketegangan dan kepentingan yang beragam baik dari negara maju dan negara berkembang. Pekerjaan seperti itu memang dirasanya sangat menuntut (demanding) dan cukup menyita banyak pikiran dan perhatiannya. Namun, tegasnya, dirinya akan mencoba menjalankannya dengan sebaik mungkin. “Interaksi juga sangat menantang karena harus berbicara dengan berbagai negara dengan bahasa yang berbeda-beda tapi tujuannya satu. It’s a good opportunity untuk makin membuat saya rendah hati, bahwa ternyata yang kita tahu dan kita pelajari itu selalu tidak cukup,” tambahnya. Dalam hubungannya dengan otoritas negara anggota Bank Dunia, ketika bertemu dengan menteri keuangan atau kepala negaranya, Sri mengakui dirinya makin dapat belajar banyak dan makin merasa harus tahu keterbatasan ilmunya. Selain itu, melalui interaksi tersebut, sosok kelahiran 1962 ini juga merasa makin mengapresiasi sulitnya membangun suatu negara, sehingga dia menilai penting bagi Bank Dunia untuk menjadi institusi yang bisa membantu dan bagian dari solusi, sehingga seluruh dunia bisa mencapai tujuan pembangunannya, yaitu mensejahterakan rakyat. “Saya rasa itu misi yang luar biasa penting. Saya sangat passionate, senang menjalankan itu karena saya anggap itu membuat hidup kita berarti. Tidak hanya memikirkan diri saya sendiri, bagaimana berkarir, bagaimana bisa membesarkan anak, kaya, tetapi kita memikirkan yang jauh lebih besar.” Sri melanjutkan dunia saat ini diliputi begitu banyak masalah. Masyarakat dunia masih menghadapi banyak persoalan. Kondisi ini membuatnya terpanggil untuk bertanggung jawab untuk ikut menyelesaikan masalah tersebut melalui peranannya di Bank Dunia. “Saya rasa itu suatu panggilan yang luar biasa dan saya melakukannya dengan sungguh-sungguh dan kecintaan. Cinta karena saya tahu bagian dari warga dunia dan apalagi, mewakili Indonesia, ingin menunjukkan wajah yang positif,” katanya. Nama Sri Mulyani sempat disebut-sebut sebagai salah satu calon presiden 2014 yang akan diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tandjung bahkan menilai Sri cukup berpotensi untuk menjadi presiden pada Pemilu 2014. Sri Mulyani mengundurkan diri dari jabatan menkeu dan kemudian menjadi salah satu dari tiga Direktur Pelaksana Bank Dunia sejak 1 Juni 2010. Kawasan yang menjadi wilayah supervisinya mencakup Amerika Latin dan Karibia, Timur Tengah dan Afrika Utara, serta Asia Timur dan Pasifik. Adapun, Presiden Bank Dunia Robert Zoellick menyerahkan pencalonan ataupun keputusan Sri Mulyani untuk menjadi presiden Indonesia 2014 kepada rakyat Indonesia dan Sri sendiri. “Mengenai masa depannya dan apa yang terjadi di Indonesia, saya rasa itu untuk penduduk Indonesia dan dirinya sendiri [yang memutuskan],” kata Zoellick menjawab Bisnis, akhir pekan lalu. (yes)