Image

 

Bapak bagi saya adalah sosok guru, pelindung dan pemimpin.

Bapak adalah juga figur teladan bagi peran lelaki dalam keluarga.

Bapak berperan dalam mengajarkan dua hal penting dalam hidup.

Kedua hal itu adalah integritas dan kasih.

 

Integritas adalah soal prinsip dalam hidup pribadi.

Tingkah laku seseorang adalah merupakan buah nyata dari prinsip yang dianutnya.

Integritas bukanlah sebatas konsep atau ideal yang hanya dapat diucapkan semata.

Karena, integritas timbul saat bersatunya kata-kata dengan perbuatan.

 

Bapak memberi teladan sebuah integritas yang dapat dibaca oleh orang lain.

Bapak mengajarkan kejujuran dan kedisiplinan dalam menjaga integritasnya.

Bapak berpesan bahwa anak harus belajar mempertanggungjawabkan ucapannya.

 

Kasih adalah visi terbaik yang diajarkan Bapak kepada anak-anaknya.

Kasih sejatinya adalah soal hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama.

Perjumpaan dengan Tuhan memampukan sesorang untuk mengasihi tanpa pamrih.

Seseorang tidak akan mampu mengasihi apabila dia tidak mengalami kasih Tuhan.

 

Tuhanlah yang memanggil setiap manusia untuk mengasihi sesamanya.

Mengasihi berarti memberi kepada orang lain.

Lawan kata kasih adalah abai, atau mengasihi diri sendiri.

Dalam hal ini Bapak berperan menyatakan kualitas kasih itu kepada anak-anaknya.

 

Bapaklah yang mengajar untuk mempunyai visi kasih.

Bapaklah yang memberi teladan untuk dapat selalu peduli orang lain yang tidak berdaya.

Bapaklah yang memimpin keluarga untuk dapat memberi dari apa yang ada.

Memberi segera dari apa yang ada padamu, bukan dari yang tidak ada padamu.