Meskipun beda karakter suami dan istri bisa bersatu dan membangun sebuah arti bagi keluarga. Bagaimanakah caranya? Ikuti seri Pembinaan Keluarga versi Papa Adi (edisi perdana) berikut ini.

Apakah yang paling berharga yang dapat anda tawarkan bagi anak-anak, orang tua dan mertua? Jawabannya sederhana yakni keutuhan anda sebagai sebuah keluarga.

Berikut ini adalah tips membangun keluarga anda sebagai sesuatu yang berharga dan membahagiakan anda, anak dan orang tua anda serta orang-orang disekitar anda:

1. Jadikan Tuhan menjadi pusat moralitas keluarga. Sebuah keluarga yang kuat bukanlah laksana cangkir dengan tutup, pedang dengan sarung yang seringkali rapuh bila menghadapi cobaan dan masalah. Undanglah Tuhan dalam keluarga. sehingga anda akan mampu membagun hubungan spiritualitas laksana tali tiga utas (yang mencerminkan suami, istri dan Tuhan). Tali tiga utas susah diputuskan. Pastikan setiap hari ada Firman Tuhan yang anda renungkan bersama-sama keluarga. Inilah sumber kekuatan sorgawi yang mampu membentengi bahkan memperkokoh aura kasih keluarga anda.

2. Bangun keluarga sebagai sebuah kekuasaan dengan penuh tanggung jawab. Untuk apapun yang suami dan istri rencanakan dan kerjakan, hendaknya semuanya anda sepakati dan laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Buka komunikasi terbuka keluarga yang memungkinkan setiap orang untuk mengkritik dan dikritik sesuai dengan prinsip dan Firman Tuhan.

3. Selesaikan setiap konflik sesegera mungkin. Jangan enggan masuk dalam difficult conversation secepat mungkin, khususnya bila ada persoalan sekecil apapun dalam keluarga.

4. Senantiasa ujilah selalu kualitas hubungan suami-istri anda. Bagaimana caranya? yaitu dengan menanyakan: Apakah saya sudah mulai merasa melakukan sesuatu untuk keluarga sebagai sebuah kewajiban semata? Jika jawabannya iya artinya hubungan anda sedang dalam masalah. Segera evaluasi dan bicarakan dengan pasangan secara terbuka.

5. Admiranda et Amanda (alexletiora.com) merupakan slogan penting buat pasangan suami-istri. Artinya ialah hendaklah setiap pasangan tidak sekedar bersatu untuk memperoleh berkat, akan tetapi juga sekaligus untuk menjadi saluran berkat yang menguatkan, mendampingi, meneguhkan anak2, orang tua dan pihak-pihak lainnya dimanapun mereka hadir. Sebuah keluarga akan semakin kuat bila keberadaannya telah dirasakan bagi orang lain, orang-orang terdekat anda dan bahkan orang yang tidak anda kenal.

 

Bandung, 28 Juni 2014

 

 

gerbong mofilink canberra